Biaya Membangun Rumah Kelas Menengah dengan Kualitas Baik Update 2020-2021

Berapa biaya membangun rumah saat ini? Pertanyaan keduanya adalah, “Rumah seperti apa yang ingin kita bangun?”. Berkaitan dengan biaya membangun rumah, kita tidak pernah bisa lepas dari luas bangunan, spesifikasi material bahan bangunan, jumlah lantai bangunan dan model atau desain bangunan rumah itu sendiri. Semua aspek di atas berpengaruh terhadap tinggi rendahnya biaya membangun rumah.



Kita coba membuat asumsi bahwa rumah yang akan dibangun adalah rumah tinggal untuk keluarga kelas menengah dengen 5 POIN kriteria sbb:

1.Bangunan di desain oleh seorang arsitek profesional

2.Bangunan terdiri dari maksimal 2 lantai dan luas bangunan antara 100 – 250m2

3.Kualitas pengerjaan yang baik dan rapih yang tentunya menggunakan tenaga tukang  dan mandor pilihan minimal grade B.

4.Menggunakan spesikasi material bangunan yang baik dan sudah teruji seperti sbb:

  • Dinding bata merah / bata ringan hebel
  • Keramik 40×40 setara Roman
  • Sanitary setara Toto
  • Plafond Gypsum
  • Rangka atap baja ringan setara Cilegon Steel
  • Genteng model flat setara Cisangkan
  • Kusen jendela aluminium setara YKK
  • Pintu kayu kamper panil untuk pintu utama dan pintu dobel multipleks untuk pintu dalam

5. Memiliki tampilan desain modern minimalis seperti beberapa contoh-contoh di bawah ini:

     

Terlihat di atas desain dan gaya bangunan yang sudah terlihat modern, up to date dan tidak ketinggalan jaman serta menarik dan memiliki nilai estetika. Bangunan di atas merupakan kombinasi perpaduan hasil kerja dari beberapa orang insinyur profesional dan tenaga terampil berpengalaman, yaitu:

  1. Seorang arsitek profesional yang bertugas mendesain, menggambar dan menentukan spesifikasi material bangunan, tempat konsultasi bagi klien serta memberi masukan di lapangan saat pembangunan, sehingga menghasilkan satu desain rumah yang paling optimal.
  2. Seorang insinyur teknik sipil yang fokus pada pelaksanaan pembangunan, managemen konstruksi dan struktur bangunan.
  3. Mandor bangunan yang cakap dalam mengontrol kualitas kerja para tukang dan memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik.
  4. Tukang-tukang yang terampil grade B seprti tukang bata dan finishing dinding, tukang batu, tukang kayu, tukang pasang keramik, tukang pasang gypsum, tukang listrik, dll.

Kembali kepada pertanyaan utama kita, berapa biaya membangun rumah kelas menengah dengan kualitas baik dan kriteria seperti di atas, di tahun ini?



  • Biaya membangun rumah kelas menengah dengan kualitas baik adalah Rp 4.95jt/m2  –  Rp 5,75jt/m2 bangunan. Misalkan luas bangunan adalah 100m2 maka biaya membangun adalah Rp 495 juta hingga Rp 575 juta.
  • Biaya tersebut biasanya sudah termasuk fee kontraktor sebesar 10% dari total nilai di atas.
  • Biaya tersebut belum termasuk fee arsitek yang membuat gambar / design bangunan. Fee arsitek biasanya sekitar 5% dari total nilai di atas sudah termasuk peran arsitek cek lapangan rata-rata 1x dalam sebulan selama pembangunan, sekedar untuk memastikan dan menyamakan persepsi dengan kontraktor agar bangunan dapat terbangun sesuai dengan desain sang arsitek dan juga sesuai dengan keinginan klien.

Sebagian dari pembaca mungkin ada yang mengatakan, “Saya pernah melihat harga yang lebih murah! Ada yang hanya 4jt/m2 bahkan 3,75jt/m2.”

Memang ada saja yang menawarkan harga di bawah biaya yang kami tuliskan di atas, tetapi, kembali lagi kepada seperti apa KUALITAS YANG DITAWARKAN? Serta seperti apa kualitas para pekerja yang dimiliki kontraktor tersebut.

Cara mudah mengecek kualitas kerja kontraktor adalah dengan melihat proyek-proyek yang sudah jadi yang pernah dikerjakan kontraktor tersebut. Biasanya hasil nyata langsung lebih dapat menjawab semua pertanyaan dibandingkan kata-kata bukan?

Finishing dinding yang rapi, halus tidak banyak gelombang, sudutan yang tajam dan lurus, ruang-ruang yang siku, pemasangan kusen pintu jendela yang rapi, susunan keramik yang rata dengan nat yang lurus, semua itu bisa terjadi karena kontraktor membayar lebih untuk upah tenaga tukang pekerja yang berkualitas. Bukan sembarangan tukang yang asal bisa mengerjakan yang mau dibayar murah.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah AFTER SALES SERVICES dari kontraktor itu sendiri.

Ya, kami ulangi, AFTER SALES SERVICES!!

Ini yang sering kali banyak dilupakan para owner pemilik proyek, yang meng-hire jasa kontraktor asal saja yang penting murah. Dan memang terbukti, kebanyakan dari mereka akan kesulitan menghubungi kontraktor mereka ketika mendapati masalah pada bangunan setelah pekerjaan selesai yang pada akhirnya harus meng-hire orang lain dengan biaya tambahan yang ujung-ujungnya malah makin merepotkan dan makan hati karena tidak selesai-selesai.

Seperti pepatah, “tidak ada gading yang tak retak”, demikian pula pekerjaan pembangunan rumah, sehebat-hebatnya kontraktor pembangunan, tidak mungkin 100% sempurna. Akan selalu ada saja kekurangan yang membutuhkan maintenance atau perbaikan setelah pekerjaan selesai.

Sebuah bangunan baru masih belum stabil dan memiliki masa muai-susut hingga beberapa waktu ke depan. Masa tersebut biasanya akan memunculkan retak-retak rambut, kebocoran kecil, muai susut pintu / jendela, dan masalah-masalah minor lainnya yang tentunya cukup mengganggu bagi pemilik rumah baru.

Di sinilah baru terlihat jelas yang mana kontraktor yang betul-betuk kredibel dan kompeten atau kontraktor yang “asal menang proyeknya saja”.

Kontraktor yang kompeten akan menjadikan masa maintenance ini sebagai kesempatan untuk membuktikan KUALITAS SERVIS / KUALITAS LAYANAN mereka. Mengingat profesi kontraktor adalah profesi JASA di bidang konstruksi, maka harus mengedepankan SERVIS yang baik sebagai ujung tombaknya. Kontraktor seperti ini sangat berkomitmen untuk memuaskan klien-kliennya, mereka akan cepat bergerak ketika komplain datang dan segera bertindak memperbaiki, minimal selama masa kontrak maintenance yang sudah disepakati dari awal. Apabila setelah lewat masa maintenance klien tetap membutuhkan bantuan, kontraktor tersebut tetap akan datang melayani meskipun ada sedikit biaya tambahan yang biasanya sekedar untuk membayar tukang yang kerja atau pembelian beberapa material tambahan, kami rasa itu cukup fair.



Semua hasil yang baik, semua pelayanan dan servis yang baik, semua itu ADA HARGANYA. Selama harganya masih wajar dan tidak melampaui akal sehat, hal tersebut dapat diterima asalkan sebanding dengan kualitas yang didapatkan.

Semoga apa yang kami sampaikan ini dapat bermanfaat dan bagi yang benar-benar hendak membangun rumah dengan kriteria sesuai di atas harap mempertimbangkan segala sesuatunya dengan lebih matang lagi. Mengingat rumah tersebut akan Anda tempati untuk jangka waktu lama bersama keluarga, anak, istri, orang tua, bahkan ada yang menempatinya seumur hidup mereka, maka, jangan “gambling” dengan hal ini.

Jangan terlalu cepat tergiur harga murah dari mereka yang hanya “yang penting dapat proyeknya”. Cek kualitas kerja kontraktor anda dengan melihat langsung proyek yang sudah pernah dikerjakan, dan semoga patokan harga yang kami jabarkan di sini dapat membantu dan bermanfaat untuk Anda.

Kunjungi : Kontraktor Berkualitas Grade B dan Dapatkan Penawaran Terbaik untuk Pembangunan Rumah Anda.

Sumber artikel : original oleh klikarsitek.com

Sumber gambar : google search image

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Save

Leave a Reply